pameran properti terbaik dilihat dari beberapa faktor sebagai berikut

“Faktor lokasi, gaya hidup, luas, dan fasilitas yang ditawarkan lingkungan sekitar menjadi pertimbangan dalam menentukan hunian masa depan bagi generasi milenial,” katanya, di Jakarta.

Oleh karena itulah, pihaknya yang menjadi penyelenggara pameran properti secara regular sejak 1992 itu kembali menggelar pameran properti selama 9 hari untuk menciptakan dan meningkatkan peluang pasar properti di Tanah Air.

Pihaknya menerapkan revenue management strategies untuk menjadikan pameran Indonesia Properti Expo yang dikelolanya menjadi tepat sasaran.

“Melihat cara generasi milenial di Indonesia dalam memilih hunian memang menjadi tantangan tersendiri bagi perusahaan kami,” katanya.

menambahkan bahwa hasil analisis dari kuisioner yang diisi oleh pengunjung pameran serupa sebelumnya menunjukkan bahwa 92 persen pengunjung merasa sangat puas terhadap pameran yang sudah mereka adakan,

“Semoga event di September ini memberikan manfaat bagi masyarakat yang menginginkan hunian yang layak dan harga terjangkau,” ujarnya.

untuk menyaingi dunia digital yang mana tahun ini sebagai strategi paling terbaik dalam memasarkan propertis di indonesia

Pameran itu akan diikuti 120 peserta hunian nonsubsidi dan 100 peserta hunian bersubsidi, dengan menampilkan 700 proyek properti yang tersebar di berbagai penjuru nusantara.

Proyek yang ditampilkan meliputi apartemen, kondotel, pergudangan, perumahan, dan pertokoan yang tersebar di lokasi strategis yang diharapkan dapat menarik daya beli generasi milenial.

Lokasi itu meliputi Jabodetabek, Karawang, Cikampek, Sumedang, Sukabumi, Bogor, Banten, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Sidoarjo, Jombang, Bali, Balikpapan, Bintan, Makassar, Palembang, Banjarmasin, dan kota-kota besar lainnya.

Pihaknya menargetkan sebanyak 400.000 pengunjung yang berasal dari masyarakat konsumen produk properti, pengusaha kontraktor, konsultan dan perbankan, pejabat pemerintah, serta pimpinan lembaga tinggi negara lainnya.